Kamis, 11 Desember 2008

Implementasi ERP pada Esfahan Steel Company

skip to main | skip to sidebar

Profil Singkat Perusahaan

Esfahan Steel Company (ESCO) adalah salah satu perusahaan manufaktur terbesar di Iran yang memproduksi produk baja. Didirikan pada 1971, akibat dorongan adanya kontrak antara Iran dan eks- Uni Soviet. Kapasitas produksinya telah membesar jadi 1,9 juta ton per tahun pada 1990 dan menjadi 2,2 juta ton pada tahun 2007. Saat ini ESCO memiliki 8000 pekerja

Implementasi ERP di ESCO mulai bulan September 2002 sampai Oktober 2003. Dua perusahaan, Basa dari Iran dan GTS dari Uni Emirat Arab ikut terlibat dalam pengimplementasian ERP tersebut. ESCO memakai ERP dari vendor Oracle e-Business Suite dengan modul-modul berupa ;

  • Modul keuangan, misal : Oracle General Ledger and \Budgeting, Oracle Fixed Assets, oracle Accounts payable, Dll.
  • Supply Chain Management, misal: Oracle Purchasing, Oracle Order management, Oracle Inventory
  • Oracle Human Resource, misal: Oracle human Resource dan Oracle payroll\
  • Manufacturing, misal: MRP, Work In Process, Quality Management, Cost Management
  • Manintenance, yakni Enterprise Asset Management


ESCO membeli ERP ini melalui vendor dari Oracle karena Oracle sudah sangat dekat dengan ESCO selain itu adalah karena SAP(saingan Oracle) menolak untuk menjual produknya ke Iran karena adanya sanksi. Sebaliknya Oracle malalahan mendukung penuh untuk perusahaan ini. Walaupun begitu ESCO tidak memodifikasi ERP dari Oracle dan karenaya maka perlu adanya business process reengineering agar sesuai dengan ERP yang dipilih.


Keselarasan antara business process, people, dan information technology

ESCO sangat tahu akan pentingnya keselarasan antara business process, people, dan information technology sehingga mereka melakukan business process reengineering baik sebelum dan selama pengimplementasian.

Untuk kesalarasan people mereka melakukan change management dengan melakukan program pelatihan, advertisements, dan seminar. Selain itu mereka juga melibatkan users dalam pengimplimentasian ini dengan cara memilih user yang menjadi leader. Pemilihan karyawan ini dari wawasan dan wewenamg mereka yang kemudian mereka dipersiapkan untuk bisa melakukan BPR dan mengimplementasikan modul ERP.


Metode pengembangan sistem

ESCO dalam mengimplementasikan ERP menggunakan metodologi SDLC (Systems development life cycle), yakni pendekatan implementasi yang sangat terstruktur. Dengan pendekatan ini ESCO di dalam pengimplementasian berusaha untuk tetap sesuai dengan apa yang sudah direncanakan, baik dalam budget dan resource needs


Pemanfaatan project management

Dalam memilih anggota Project Team, ESCO berusaha untuk memilih orang-orang yang familiar dengan bisnis ESCO dimana anggotanya berasal dari ESCO, dari perusahaan BASA yang sudah menjadi mitra ESCO dan dari GTS yang sudah berpengalaman dalam pengimplementasian Oracle di UEA.

ESCO memilih konsultan yang memiliki baik pengetahuan akan bisnis dan software. Ini membuat perusahaan BASA dipilih karena pengalaman kerjasamanya dengan ESCO, serta GTS karena pengalamannya mengimplementasi Oracle e-Business Suite di perusahaan baja di Uni Emirat Arab. Konsultan adalah terlibat dalam tiap tahap implementasi.


Keselarasan antara company direction dan IS direction

Implementasi yang dilakukan ESCO tidak lain karena adanya laju permintaan yang melebihi laju penawaran sehingga ESCO berusaha untuk memperbaiki kinerja mereka dengan mengimplementasikan ERP dan sekaligus melakukan business process reengineering.


Tantangan yang dihadapi oleh IS department

  • Dalam menghadapi adanya diversity antar tiap unit bisnisnya, ESCO harus memilih untuk menyelaraskan ERP dengan menyesuaikan perbedaan dari tiap-tiap dari unit bisnis atau untuk menyamakannya untuk semua.
  • Dalam menghadapi perkembangan TI yang cepat, ESCO perlu melakukan pilihan investasi TI yang adalah benar – benar dibutuhkan dan selaras dengan bisnisnya.

Kesimpulan

Pengimplementasian cenderung berefek baik dilihat dari kinerja ESCO yang semakin baik.

Hal-hal utama yang mendasari keberhasilan pengimplemantasian ERP dari ESCO antara lain adalah :

Ø Dalam menjalankan proyek Tim ESCO berusaha untuk memilih orang-orang yang familiar dengan bisnis ESCO.

Ø Top management ESCO berkomitmen dalam proyek implementasi ERP ini. Hal tersebut dibuktikan dengan dibentuknya special commitee yang terdiri dari manajer-manajer dari berbagai fungsional dengan CEO sebagai ketua komite.

Ø Untuk menyelaraskan proses bisnis dengan sistem informasinya - ESCO melakukan proses business process reengineering pada proses bisnisnya.

Ø ESCO melakukan proses change management. Di mana ESCO mempersiapkan organisasinya akan adanya perubahan akibat implementasi ERP dengan melakukan proses change management.

Ø ESCO memulai proses ini dengan melakukan program pelatihan, advertisements, dan seminar.

Ø ESCO memilih konsultan yang memiliki baik pengetahuan akan bisnis dan software.


Artikel ini dikutip dari : http://retno-dadari.blogspot.com/2008/09/implementasi-erp-pada-esfahan-teel.html


Oleh : Yermia Ngesti Widodo (23060115)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar